Selasa, 16 Februari 2010

CREATIVITY & INNOVATION WORKSHOP


PENGEMBANGAN DAYA PIKIR

Consultant and Trainer in Creative Thinking and Innovation

Our Future depends on the way of our Thinking
(Edward de Bono)


Tujuan ;
1) Memberikan teknik dan alat berpikir (tools) untuk men-definikan masalah
sebelum pemecahannya , kemudian mencari peluang ( opportunity seeking) dan
konsep dasarnya .
2) Melihat masalah dari sudut baru yang tidak lazim digunakan guna mencari
terobosan di korporasi.
3) Menjaga dan melindungi ego pribadi atau fungsi manajemen dengan membentuk
cara berpikir dalam tim dan mencari bahasa berpikir yang sama untuk
meningkatkan persamaan persepsi yang sejalan dengan misi perusahaan.
4) Memeriksa suatu kasus (case) atau suatu keputusan (decision) dari segi positif dan negatif untuk kemudian menghasilkan ide baru (unthinkable) dan menyiapkan antisipasi ( anticipate ) atas suatu keputusan .
5) Menilai kedalam seberapa kultur inovasi ( Innovation culture) berjalan/berkembang di korporasi.

Isi program
1) Teknik berpikir Lateral (Lateral Thinking)
2) Teknik berpikir Paralel ( Parallel Thinking)
3) Teknik berpikir Langsung ( Direct Attention Thinking Tool )

Workshop :
1) Lama ; 6 jam (optional)
2) Pendekatan :
3) Pembicara sebagai fasilitator.
4) Presentasi teori hanya 15 – 20 % saja.
5) Latihan menggunakan the real case di korporasi dan bersifat practitioner oriented.
1) Workshop dalam individu dan atau grup dalam games.
2) Diberikan contoh dalam template dan kemudian isian –isian (forms) sebagai bahan workshop.

Hasil / harapan Workshop :
1) Para peserta mempraktekkan tools in creativity dalam problem definition
dan solving pada the real case yang dihadapi korporasi.
2) Terjadi perubahan (change) di mindset dan cara berpikir.
3) Hasil workshop seyogyanya dipakai sebagai bagian strategi korporasi dengan
ide/ide dasar yang ditemukan.
4) Hasil Innovation Quotient yang telah ditabulasi sebagai masukkan Pimpinan
dan landasan menciptakan Micro culture creativity di korporasi.
5) Diadakan penilaian performa peserta dipekerjaan setelah pelatihan oleh
Human Capital di Perusahaan.
6) Hasil latihan workshop seharusnya memberikan ide baru, inovasi ,efisiensi
dan sustainability perusahaan.



Keterbatasan/Limitation:
1) Workshop akan kurang berguna bagi korporasi, bila segera setelah workshop
tidak dipraktekkan oleh peserta dalam menghadapi pekerjaan masing-masing.
2) Diperlukan enforcement dari Direksi , kepala departemen terutama Human
Capital untuk mengembangkan tools yang telah diberikan .
3) Diperlukan champion dalam grup untuk melaksanakan pada suatu proyek dengan
memakai creativity tools yang telah diberikan

Lain-lain :

1) Certified Trainer in Creativity terlampir.
2) CV Facilitator.




Ping Hartono MBA


For enquiry, please contact :
Fax : (021) 751 3158, Mobile : 0811-941 425, mail : phartono@cbn.net.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar